Fakta dan Mitos Seputar Uban

Banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai uban, yang belum tentu benar adanya.  Sebagian mengatakan bahwa uban yang tumbuh di usia muda disebabkan oleh faktor keturunan. Sebagian lainnya percaya bahwa bila rambut beruban sering dicat, maka uban akan berkembang semakin cepat.  Sebelum membahas hal-hal tersebut, mari kita simak dulu bagaimana rambut bisa beruban.

Uban muncul ketika sel-sel melanosit yang ada di folikel rambut berhenti memproduksi melanin (pigmen yang member warna pada rambut).  Rambut yang kehilangan sebagian besar melanin akan menjadi abu-abu, sedangkan rambut yang telah kehilangan seluruh pigmen tersebut akan berwarna putih.

Fakta 1: Faktor keturunan mempengaruhi kecenderungan beruban.

Jika rambut orangtua atau kakek/nenek Anda sudah mulai beruban saat mereka masih berusia tigapuluhan, maka kemungkinan Anda pun akan mengalami hal yang sama. Biasanya, orang kulit putih akan mulai beruban di usia awal 30-an. Sedangkan orang Asia biasanya mulai beruban di akhir usia 30-an dan orang Afrika di usia pertengahan 40-an.  Selain factor usia, factor gender juga memegang peranan. Pada umumnya, laki-laki lebih cepat beruban disbanding perempuan.  Separuh dari orang berusia 50 tahun sudah memiliki jumlah uban yang signifkan dan tampak jelas secara visual.

Fakta 2: Penuaan Menyebabkan Rambut Beruban. Meskipun ada factor-faktor lain yang menyebabkan rambut beruban, namun penyebab paling utama dari rambut beruban adalah penuaan. Penuaan menyebabkan produksi enzim katalase menurun sehingga hydrogen peroksida menjadi terakumulasi dan akibatkan produksi melamin menjadi terganggu. Tak hanya itu, penuaan juga mengurangi produksi enzim-enzim lain yang mendukung perbaikan rambut, yang pada akhirnya juga menghambat produksi melanin.

Fakta 3: Uban yang dicabut tidak akan memperbanyak tumbuhnya uban baru.

Banyak orang mengatakan agar tidak mencabut uban yang tumbuh, supaya uban tidak tumbuh semakin banyak. Hal ini merupakan salah kaprah.  Biasanya yang terjadi adalah rambut Anda sudah dalam proses beruban dan sudah banyak terdapat tunas-tunas uban baru di sekitar uban yang dicabut. Setelah uban dicabut, tunas-tunas tersebut melahirkan uban baru, dan hal ini seakan-akan diakibatkan karena pencabutan uban sebelumnya, padahal tidak.

Fakta 4: Stress mempercepat rambut beruban.

Aktivitas dan kelangsungan hidup melanosit dipengaruhi juga oleh hormon stress. Mereka yang banyak mengalami stress dalam hidup sehari-harinya, akan memiliki uban lebih cepat disbanding mereka yang bebas stress.

Fakta 5: Nutrisi yang buruk mempercepat timbulnya uban.

Kurangnya asupan gizi atau penyakit yang parah, juga dapat mengurangi produksi melanin, misalnya kekurangan vitamin A atau B-12 dan masalah pada kelenjar Tiroid atau Pituari. Uban yang timbul akibat malnutrisi, masih bisa diperbaiki dan berubah menjadi hitam kembali apabila masalah malnutrisi tersebut diatasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s